Pengumuman Kelulusan memang momen yang cukup mendebarkan baik siswa-siswi yang telah melaksanakan UN maupun guru mata pelajaran yang diUNkan. Setelah mereka tahu dari hasil pengumuman tersebut maka terciptalah berbagai suasana, tentu sangatlah sedih bagi mereka yang dinyatakan tidak lulus dan sebaliknya suasana gembira akan terpancar dari wajah-wajah mereka bagi mereka yang dinyakan lulus ujian. Bagi mereka yang dinyatakan lulus maka berbagai macam luapan gembira dan euporia, mulai dari semprot cat pada seragam putih abu-abu, pawai sepeda motor dan masih banyak lagi.
Dilihat dari segi kaca mata agama mungkin bisa diterjemahkan bahwa dari segala ulah mereka yang menurut mereka adalah bentuk dari rasa syukur mereka bisa mencerminkan akhlaq dan moral mereka. Sebab tidak jarang pesta kegembiraan kelulusan mereka lakukan dengan sedikit nyrempet-nyrempet kepada kemaksiatan. Untuk itu siswa-siswi MA Miftahul Huda Purworejo dilarang untuk melakukan pawai sepeda motor ataupun semprot cat pada seregam mereka, sebab hal itu dinilai tidak Islami dan terkesan hura-hura.
Larangan tersebut diterima positif oleh siswa-siswi MA Miftahul Huda. Untuk meluapkan rasa syukur mereka atas keberhasilan yang luar bisa (lulus 100%) mereka menyepakati urunan untuk pembuatan tumpeng nasi kuning dan sisanya mereka belikan bola futsal yang kemudian ditanda tangani oleh seluruh siswa lalu diserahkan kesekolahan untuk dijadikan inventaris sekolah. Tasyakuran tersebut dilaksanan pada hari Sabtu tanggal 1 Mei 2010 yang dirangkai dengan intighosah dan do’a bersama dengan mengundang seluruh guru MA Miftahul Huda Purworejo.
Posting Komentar