Kedewasaan dan kemadirian seseorang tidak datang begitu saja, banyak hal yang perlu dilakukan agar kedua hal tersebut bisa lebih matang sebgai bekal dalam menjalani hidup. Setidaknya begitulah yang ada dalam benak guru terutama para pembina kegiatan ekstrakurikuler dan juga pengurus OSIS MA Miftahul Huda Purworejo dalam mengantarkan para anggota dan peserta didiknya untuk selalu siap dalam menghadapi segala tantangan hidup.Dalam program kerjanya OSIS dan para pembina kegiatan ekstrakurikuler selalu menitik beratkan pada pengasahan mental dan naluri pantang menyerah melalui bergabai macam program kegiatan, salah satunya adalah kegiatan kemah gabungan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh panitia bersama antara Pramuka, Teater dan PMR.
Kegiatan tersebut memang merupakan agenda utama bagi pengurus OSIS MA Purworejo masa bakti 2009/2010 yaitu menyatukan seluruh anggota kegiatan ekstrakurikuler melalui kegiatan-kegiatan yang positif, sehingga terbentuklah kepanitaan bersama dalam melaksanakan kemah gabungan yang didampingi oleh beberapa pembina diantaranya Pak Prihadi, Pak Sugiyono, Pak Nofi, Pak Hasan Scooter dan Pak Suprat.
Kemah gabungan yang dilaksanakan selama 4 hari 3 malam, mulai tanggal 25 – 28 Januari 2010 yang diikuti oleh 125 siswa dan bertempat di hutan Malo (dekat gua kikik) tersebut tergolong lancar, walaupun ada kendala-kendala kecil dirasa wajar, kendala-kendala tersebut seperti kesalahan dalam perijinan (sampai-sampai didatangi oleh petugas polsek Malo), kesulitan dalam mencari air bersih (sampai minum air hujan), tenda basah kuyup sebab diterpa hujan yang sangat lebat (bahkan ada peserta yang malam itu harus diungsikan ke mushola pemukiman penduduk karena sakit) dan lain sebagainya. Namun justru dari kendala-kendala tersebut peserta perkemahan dituntut untuk perfikir ekstra dalam mencari solusi. Disitulah kematangan mental seseorang akan teruji, bagi mereka yang bermental rapuh didalam hati mereka yang ada hanyalah celaan dan gerutu, namun bagi mereka yang bermental baja dan mempunyai naluri untuk selalu mengalahkan segala tantangan maka disitulah wadah mereka untuk mengasah kedewasaan dan kemandirian, dan pada akhirnya merekalah yang akan menjadi pemenang dalam segala gerak kehidupan.
Sampai pada hari terakhir kira-kira pukul 9 pagi sesuai jadwal yaitu upacara penutupan yang dipimpin oleh Bpk Kepala MA Purworejo diadakan pengecekan peserta perkemahan, ternyata semua peserta masih semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan walaupun ada beberapa anak yang terlihat loyo. Setelah upacara dilakukan pembongkaran tenda dan bersih-bersih bumper sambil menunggu truk yang akan menggangkut mereka pulang. Ketika truk datang semua peserta naik dan diadakan pengecekan kelengkapan peserta, setelah lengkap truk berjalan berangkat pulang dan seluruh peserta masih tetap semangat dangan bernyanyi dan bersorakria disepanjang perjalanan pulang.
TETAP SEMANGAT....
Posting Komentar